Gerak Cepat! Turap Arena Pacu Jalur Baserah Rusak, Bupati Suhardiman : Keselamatan Warga Harga Mati

- Admin

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilatriau.id – Keselamatan masyarakat dan suksesnya pelaksanaan Pacu Jalur Baserah menjadi perhatian serius Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H. Suhardiman Amby. Menyikapi kondisi turap penahan tebing yang mengalami kerusakan akibat abrasi di kawasan Arena Pacu Jalur.

Tepian Lubuok Sobae Basogha, Kecamatan Kuantan Hilir, Bupati langsung memerintahkan Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kuansing untuk turun melakukan peninjauan dan mengupayakan langkah perbaikan.

Langkah cepat tersebut diambil menyusul adanya laporan dan pemberitaan mengenai kondisi turap yang mengalami kerusakan cukup parah di beberapa titik sepanjang arena pacu jalur yang menjadi pusat kegiatan budaya masyarakat Baserah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Suhardiman Amby menegaskan dirinya tidak ingin mengambil risiko sekecil apa pun menjelang pelaksanaan Pacu Jalur yang diperkirakan akan dipadati ribuan masyarakat dan pengunjung dari berbagai daerah.

“Saya sudah meminta Bidang SDA Dinas PUPR Kuansing segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan mengupayakan langkah penanganan. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama, apalagi kawasan ini akan menjadi pusat aktivitas saat pelaksanaan Pacu Jalur nanti,” tegas Suhardiman Amby kepada media ini di Teluk Kuantan, Sabtu (30/5/2026).

Menurut Bupati, keberadaan turap penahan tebing memiliki fungsi vital dalam menjaga stabilitas bantaran sungai dan melindungi area yang menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat selama event berlangsung.

Sebagai kepala daerah, Suhardiman Amby menilai langkah antisipatif jauh lebih penting dibanding menunggu terjadinya kerusakan yang lebih besar atau bahkan membahayakan keselamatan pengunjung.

Dengan semakin dekatnya pelaksanaan Pacu Jalur Baserah, seluruh sarana dan prasarana penunjang harus dipastikan berada dalam kondisi aman dan layak digunakan.

Baca Juga :  Besok MUI Gelar Aksi Damai Solidaritas Palestina, H. Bakhtiar Saleh Mari Kita Ramaikan

“Kita ingin masyarakat yang datang merasa aman dan nyaman. Jangan sampai ada potensi bahaya yang sebenarnya bisa dicegah sejak awal,” ujarnya.

Pacu Jalur bukan hanya perlombaan tradisional semata, tetapi merupakan identitas budaya masyarakat Kuansing yang setiap tahun menjadi magnet ribuan penonton serta wisatawan.

PUPR Sudah Turun ke Lapangan

Secara terpisah, Kepala Dinas PUPR Kuansing, Ade Fahrer Arif, melalui Kepala Bidang SDA, Zulderi, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima arahan langsung dari Bupati Kuansing terkait kondisi turap di Arena Pacu Jalur Baserah.

Menurut Zulderi, perintah tersebut langsung ditindaklanjuti dengan melakukan pengecekan lapangan untuk mengetahui tingkat kerusakan dan langkah penanganan yang diperlukan.

“Benar, kami telah menerima arahan dari Bapak Bupati. Tim Bidang SDA juga sudah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan kondisi turap penahan tebing yang mengalami kerusakan akibat abrasi,” ujar Zulderi.

Ia menjelaskan bahwa hasil pengecekan tersebut saat ini sedang dianalisis guna menentukan solusi teknis yang paling tepat dan efektif.

“Kami sedang menginventarisasi kondisi di lapangan dan mencarikan solusi terbaik sesuai arahan pimpinan. Yang jelas, perhatian Bapak Bupati terhadap keselamatan masyarakat dan kelestarian aset daerah sangat besar,” katanya.

Kerusakan turap yang terjadi di kawasan Tepian Lubuok Sobae Basogha diduga dipicu oleh abrasi yang berlangsung dalam jangka waktu cukup lama akibat arus Sungai Kuantan.

Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut berpotensi menyebabkan pengikisan tanah tebing secara bertahap dan dapat mengancam fasilitas yang berada di sekitar arena pacu jalur.

Selain menjadi lokasi perlombaan, kawasan tersebut juga merupakan pusat aktivitas masyarakat dan salah satu ikon budaya Kecamatan Kuantan Hilir.

Baca Juga :  Pjs Bupati Kuansing Apresiasi Kesuksesan Penyelenggaraan Debat Publik Pasangan Calon (Paslon) Pilkada Serentak 2024

Karena itu, keberadaan turap yang kokoh menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan lingkungan dan kenyamanan pengunjung.

Turap penahan tebing merupakan struktur bangunan yang berfungsi menahan tekanan tanah dan mencegah longsor atau abrasi pada bantaran sungai.

Di kawasan yang berada di sepanjang aliran Sungai Kuantan, turap memiliki peranan penting karena berfungsi menjaga kestabilan tebing serta melindungi infrastruktur publik yang berada di sekitarnya.

Abrasi merupakan proses pengikisan tanah yang disebabkan oleh aliran air secara terus-menerus. Jika tidak ditangani, abrasi dapat menyebabkan kerusakan infrastruktur, penyempitan area publik, hingga longsor tebing.

Sementara itu, Pacu Jalur merupakan warisan budaya masyarakat Kuantan Singingi yang telah berlangsung sejak ratusan tahun lalu dan menjadi salah satu agenda wisata budaya terbesar di Provinsi Riau.

Setiap tahunnya, event tersebut mampu menarik ribuan penonton sehingga kesiapan infrastruktur, keamanan, dan keselamatan lokasi menjadi faktor yang sangat penting.

Perintah langsung yang diberikan Bupati Suhardiman Amby menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Kuansing dalam menjaga keselamatan masyarakat sekaligus melestarikan aset budaya daerah.

Masyarakat berharap hasil peninjauan yang dilakukan Bidang SDA PUPR Kuansing dapat segera ditindaklanjuti dengan langkah nyata agar kondisi turap tidak semakin parah menjelang pelaksanaan Pacu Jalur.

Dengan kesiapan infrastruktur yang baik, Pacu Jalur Baserah diharapkan dapat berlangsung aman, nyaman, dan sukses menjadi kebanggaan masyarakat Kuantan Hilir maupun Kabupaten Kuantan Singingi secara keseluruhan.

“Tak ingin ambil risiko di tengah ribuan pengunjung Pacu Jalur, Bupati Suhardiman memilih bergerak cepat. Turap rusak ditinjau, perbaikan pun mulai diupayakan.”

Berita Terkait

Profil Intan Ladiva Marsya, Putri Kuansing yang Bersinar di Dangdut Academy 8
Sengketa Kebun Muara Langsat Berujung Berdarah 11 Orang Luka hingga Kritis Polisi Diminta Usut Sampai Aktor di Baliknya
Kelompok Tani 80 Sumber Berkah Kembali Kuasai Kebun yang Mereka Tanam, Kuasa Hukum: “Ini Pemulihan Penguasaan, Bukan Aksi Main Hakim Sendiri”
Alam Cahayo Tuah Nagoghi Sikat Juara 1 Tepian Lubuok Sobae
Panglimo Hitam Bintang Nagori Ketaping Jaya Ganas, Tembus Hari Ke-4 Pacu Jalur Kuantan Hilir
Tutup TMMD ke-129 Kodim 0313/KPR, Kasdam XIX/TT Berikan Apresiasi
Ekspos ke Plt Gubri Plt Bupati Kuansing : Persiapan Pacu Jalur Nasional 2026 Sudah 85 Persen
Peringati HUT ke-69 Riau, Pj Sekda Kuansing: Keberagaman Adalah Modal Maju Bersama
Berita ini 163 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 20:23 WIB

Profil Intan Ladiva Marsya, Putri Kuansing yang Bersinar di Dangdut Academy 8

Minggu, 6 September 2026 - 23:46 WIB

Sengketa Kebun Muara Langsat Berujung Berdarah 11 Orang Luka hingga Kritis Polisi Diminta Usut Sampai Aktor di Baliknya

Sabtu, 5 September 2026 - 22:44 WIB

Kelompok Tani 80 Sumber Berkah Kembali Kuasai Kebun yang Mereka Tanam, Kuasa Hukum: “Ini Pemulihan Penguasaan, Bukan Aksi Main Hakim Sendiri”

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Alam Cahayo Tuah Nagoghi Sikat Juara 1 Tepian Lubuok Sobae

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:22 WIB

Panglimo Hitam Bintang Nagori Ketaping Jaya Ganas, Tembus Hari Ke-4 Pacu Jalur Kuantan Hilir

Berita Terbaru

Berita

Alam Cahayo Tuah Nagoghi Sikat Juara 1 Tepian Lubuok Sobae

Minggu, 16 Agu 2026 - 19:21 WIB

error: Content is protected !!