Inspirasi dari Desa Seberang Taluk: Andrian Jeneri, Petani Muda yang Sukses Panen Padi Tiga Kali Setahun Tanpa Konflik

- Admin

Kamis, 30 Oktober 2025 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilatriau.id | Seberang Taluk, 29 Oktober 2025 – Di tengah tantangan sektor pertanian dan isu klasik konflik lahan dengan peternak, seorang pemuda bernama Andrian Jeneri telah muncul sebagai contoh inspiratif. Sebagai petani di Desa Seberang Taluk, Andrian berhasil menorehkan prestasi membanggakan: memanen padi hingga tiga kali dalam setahun, sebuah pencapaian yang langka, terutama karena ia melakukannya tanpa menimbulkan konflik dengan para peternak sapi dan kerbau di sekitarnya.

Keberhasilan Andrian menarik perhatian banyak pihak. Mayoritas petani sering kali kesulitan untuk mencapai panen tiga kali setahun karena faktor cuaca, irigasi, dan yang paling sering, gangguan dari hewan ternak yang mencari makan di lahan pascapanen atau di sawah yang baru ditanami.

Baca Juga :  Perahu Baganduang 2025: Gerimis Tak Surutkan Semangat, Ribuan Warga Padati Tepian Sungai Kuantan

Kunci Sukses: Niat Kuat dan Solusi Harmonis
Saat ditanya mengenai resep mujarabnya, Andrian memberikan jawaban yang sederhana namun mendalam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kunci suksesnya hanya satu, kemauan yang kuat,” ujar Andrian Jeneri. “Dengan niat yang kuat, kita pasti bisa mencari cara untuk mengatasi setiap hambatan, termasuk bagaimana caranya agar ternak tidak merusak tanaman kita.”

Keberhasilan Andrian membuktikan bahwa manajemen lahan yang efektif dan komunikasi yang baik antar sesama warga desa adalah faktor penentu. Ia telah menunjukkan bahwa produktivitas tinggi dapat dicapai melalui model pertanian berkelanjutan dan bebas konflik di Seberang Taluk.

Baca Juga :  Ella Winarsih, S.Kom: Mewakili Asa dan Kesejahteraan di Pemilihan Umum 2024

Masa Depan Pertanian Desa
Kisah Andrian Jeneri memberikan secercah harapan bagi masa depan pertanian di Desa Seberang Taluk. Keberhasilannya mematahkan anggapan bahwa produktivitas tinggi selalu berujung pada gesekan sosial. Ia membuktikan bahwa dengan kemauan yang kuat, inovasi, dan semangat bertani yang gigih, potensi lahan sawah dapat dimaksimalkan tanpa mengorbankan harmoni antar warga.

Kini, banyak petani muda dan senior dari desa tetangga yang mulai berdatangan untuk belajar langsung dari Andrian, berharap dapat meniru model pertanian yang ia kembangkan.

Berita Terkait

Tumpas Narkoba : Sinergi dan Kolaborasi Kipan Kuansing dan Pemerintah Kuansing
Ketika Subuh Memanggil: Cahaya Iman Menyala dari Masjid Al Furqon
PKK Kuantan Tengah Menyemai Transformasi Digital dari Tingkat Desa
MTT PW Muhammadiyah Riau Gelar Sosialisasi dan Seminar Internasional Ketarjihan, Bahas Isu Kontemporer dan Implementasi Manhaj Tarjih
Dari Koto Taluk ke Panggung Nasional: Shanum Zahsy Askanah, Hafizah Cilik Kuansing Lolos 30 Besar Hafiz Indonesia 2026
Tim Intel Korem 031/WB Duduk Ngopi Dengan Pengurus PWMOI Riau, Ini Yang Dibahas
Perkuat Sinergi, Kodam XIX/Tuanku Tambusai Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers
DUA PERSONEL PETARUNG MUAYTHAI BATALYON C PELOPOR SATU BRIMOB RIAU MENJUARAI KEJUARAAN DUMAI MUAYTHAI OPEN 2026
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:52 WIB

Tumpas Narkoba : Sinergi dan Kolaborasi Kipan Kuansing dan Pemerintah Kuansing

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:40 WIB

Ketika Subuh Memanggil: Cahaya Iman Menyala dari Masjid Al Furqon

Sabtu, 7 Februari 2026 - 03:21 WIB

PKK Kuantan Tengah Menyemai Transformasi Digital dari Tingkat Desa

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:27 WIB

MTT PW Muhammadiyah Riau Gelar Sosialisasi dan Seminar Internasional Ketarjihan, Bahas Isu Kontemporer dan Implementasi Manhaj Tarjih

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:16 WIB

Dari Koto Taluk ke Panggung Nasional: Shanum Zahsy Askanah, Hafizah Cilik Kuansing Lolos 30 Besar Hafiz Indonesia 2026

Berita Terbaru