Mobil Panther Tergelincir ke Sungai Batang Kuantan, Proses Evakuasi Masih Berlangsung

- Admin

Kamis, 26 Desember 2024 - 00:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilatriau.id | Kuansing – Warga Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, dikejutkan oleh insiden tergelincirnya sebuah mobil Panther ke Sungai Batang Kuantan pada Rabu (25/12/2024) sore. Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 16.08 WIB di Desa Sawah, Kecamatan Kuantan Tengah, tepatnya di dekat WC umum penyeberangan kompang Tepian Narosa.

Setelah menerima laporan dari masyarakat, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol-PP) Kuansing, Riokasyter Wandra, bersama tim langsung menuju lokasi kejadian.
“Laporan masuk ke pos WMK pada pukul 16.08 WIB, dan kami segera menerjunkan Armada 04 ke lokasi kejadian. Proses evakuasi juga dibantu oleh TNI, Polri, BPBD, serta masyarakat setempat,” ujar Riokasyter Wandra saat diwawancarai pada Rabu malam.

Penyebab Insiden

Diketahui, mobil Panther tersebut milik Richard, warga Kecamatan Benai, Kuansing. Berdasarkan keterangan pemilik, insiden bermula saat ia bersama istri dan anaknya hendak mengunjungi wisata kuliner di Taman Jalur. Namun, saat memarkir mobil, rem tangan tidak diaktifkan sehingga kendaraan meluncur ke arah sungai.
“Bapak Richard langsung menghubungi nomor telepon Damkar Kuansing untuk meminta bantuan evakuasi,” tambah Riokasyter.

Proses Evakuasi

Hingga berita ini ditulis, proses evakuasi masih berlangsung. Tim Damkar dan Satpol-PP Kuansing bersama pemilik mobil terus berupaya mengangkat kendaraan tersebut dari sungai.
“Anggota Damkar dan tim Satpol-PP Kuansing masih berada di lokasi bersama pemilik kendaraan, Bapak Richard,” jelas Riokasyter.

Baca Juga :  Pacu Jalur Kuantan Singingi: Mengalir Abadi di Tengah Arus Zaman

Pihak terkait berharap evakuasi dapat segera selesai untuk mencegah kendala lebih lanjut, seperti risiko kerusakan kendaraan yang lebih parah atau dampak lingkungan. Kolaborasi antara aparat dan masyarakat setempat menjadi kunci dalam upaya penyelamatan ini.

Tanggapan Masyarakat

Insiden ini menjadi perhatian warga sekitar yang berkumpul di lokasi untuk menyaksikan proses evakuasi. Banyak yang memuji respons cepat dari aparat dan tim penyelamat. Meski begitu, insiden ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan dalam berkendara, termasuk memastikan rem tangan diaktifkan saat memarkir kendaraan.

Proses evakuasi diharapkan segera selesai, dan pihak terkait terus mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati guna mencegah kejadian serupa di masa depan.

Berita Terkait

Panglimo Hitam Bintang Nagoghi : Melaju ke Hari Ke-3 Festival Pacu Jalur Kenegerian Pulau Panjang Hilir
Panitia Gelar Technical Meeting Pencabutan Undian : Bahas Aturan dan Pengundian Lawan
Japriadi Komentator Muda Inuman : Bersama Kita Jaga Budaya dan Tradisi
DPW Kuansing : Berbagi Takjil Dan Buka Puasa Bersama
Festival Pacu Jalur Pulau Panjang Digelar 27–29 Maret 2026, Jadi Hiburan Masyarakat Saat Lebaran
PKK Kuantan Tengah Menyemai Transformasi Digital dari Tingkat Desa
PW MOI Riau Minta PGRI : Tarik Pernyataan LKBH: Tarik narasi menyudutkan wartawan
Pacu Jalur Kuansing 2025: Alam Cahayo Tuah Nagoghi Bawa Pulang Gelar Juara
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:34 WIB

Panglimo Hitam Bintang Nagoghi : Melaju ke Hari Ke-3 Festival Pacu Jalur Kenegerian Pulau Panjang Hilir

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:38 WIB

Panitia Gelar Technical Meeting Pencabutan Undian : Bahas Aturan dan Pengundian Lawan

Rabu, 25 Maret 2026 - 07:45 WIB

Japriadi Komentator Muda Inuman : Bersama Kita Jaga Budaya dan Tradisi

Kamis, 12 Maret 2026 - 23:51 WIB

DPW Kuansing : Berbagi Takjil Dan Buka Puasa Bersama

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:51 WIB

Festival Pacu Jalur Pulau Panjang Digelar 27–29 Maret 2026, Jadi Hiburan Masyarakat Saat Lebaran

Berita Terbaru