Kilatriau.id – Dentuman gendang memang belum berbunyi, tapi semangat warga Desa Jaya Kopah sudah lebih dulu membara. Jalur andalan Kenegerian Kopah, Kilek Alam Cahayo Nagori resmi memulai latihan perdana pada Jumat, (05/06/2026), di aliran Sungai Kuantan.
Sejak pagi, sore hari anak pacu Kilek Alam Cahayo Nagori sudah berbaris untuk bersiap pemanasan sebelum memasuk ke atas jalur. Di bawah aba-aba tegas tukang timbo ruang, dayung-dayung itu menghentak air dengan irama satu hati.
Peluh bercampur air sungai, tapi sorak semangat tak pernah padam. Setiap kayuhan seakan jadi janji : tahun ini mereka siap untuk membawah piala dan mengharumkan nama desa dan Kenegerian Kopah.
Nama “Kilek Alam Cahayo Nagori” memang bukan sekadar sebutan. “Kilek Alam” berarti kilau alam, “Cahayo Nagori” berarti cahaya kampung halaman. Filosofi itu yang jadi bahan bakar anak pacu. Harapannya jelas mengharumkan nama Desa Jaya Kopah, bukan hanya di ajang pacu tradisional Kuantan, tapi juga di panggung nasional.
Latihan perdana ini jadi sinyal kuat. Ini bukan sekadar memanaskan otot dan menyatukan irama. Ini aba-aba bahwa musim pacu jalur Kuantan Singingi sudah menghitung hari. Dari tepi sungai, warga mulai berdatangan.
Ada yang duduk sambil minum dan makanan ada yang merekam dari pinggir, ada pula orang tua yang menatap bangga sambil berdoa dalam hati.
Bagi warga Kopah, Kilek Alam Cahayo Nagori adalah harga diri. Kalau jalur ini sudah turun ke sungai, berarti Kuantan siap bergemuruh lagi. Deru dayung hari ini, mungkin jadi gema kemenangan esok hari.
Penulis : Muhammad Azizi











