Kilatriau.id – Panitia Pacu Jalur Tepian Narosa Teluk Kuantan 2026 resmi membuka Lomba Desain Logo. Lomba ini terbuka untuk kreator, desainer grafis, mahasiswa, hingga pelajar di Kuantan Singingi hingga tingkat nasional.
Pacu Jalur 2026 sendiri akan digelar pada 19-23 Agustus 2026 di Tepian Narosa, Teluk Kuantan. Sebelum perhelatan budaya terbesar di Riau itu dimulai, panitia lebih dulu mencari identitas visual resmi berupa logo yang merepresentasikan semangat acara.
Mengusung tema “Budaya Lestari Ekonomi Berseri”, panitia meminta logo yang mampu menggambarkan dua hal sekaligus: kelestarian budaya Pacu Jalur sebagai warisan leluhur, dan dampak positifnya terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Kuansing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Syarat dan Ketentuan Lomba :
1. Peserta wajib melampirkan sinopsis yang menjelaskan ide dan makna logo karya masing-masing.
2. Karya harus orisinil, tidak menjiplak, dan belum pernah dilombakan sebelumnya.
3. Penggunaan kecerdasan buatan/AI dilarang. Panitia ingin menghargai karya murni dari tangan dan pemikiran manusia, khususnya generasi muda Kuansing.
Hadiah dan Deadline :
Total hadiah Rp6.000.000 disiapkan untuk 3 karya terbaik:
– Juara 1: Rp3.000.000
– Juara 2: Rp2.000.000
– Juara 3: Rp1.000.000
Karya dikirim paling lambat 27 Juni 2026 ke email resmi panitia : pacujalurnasional@gmail.com. Setelah tanggal tersebut, dewan juri langsung melakukan seleksi.
Lomba ini tidak membatasi peserta terbuka untuk umum. Desainer profesional, mahasiswa DKV, hingga pelajar SMA yang hobi desain dipersilakan ikut. Satu peserta boleh mengirim lebih dari 1 karya terbaiknya.
Logo pemenang akan ditetapkan sebagai identitas resmi Pacu Jalur 2026. Logo tersebut akan digunakan di seluruh media promosi, mulai dari spanduk, merchandise, hingga publikasi tingkat nasional. Nama pemenang juga akan dikenang sepanjang perhelatan berlangsung.
Panitia berharap partisipasi tinggi dari masyarakat Kuansing.
“Kami ingin logo Pacu Jalur 2026 lahir dari tangan anak Kuansing sendiri. Tunjukkan kalau kreativitas orang Kuantan Singingi tidak kalah dengan daerah lain,” ajak panitia.











