PW MOI Riau Minta PGRI : Tarik Pernyataan LKBH: Tarik narasi menyudutkan wartawan

- Admin

Selasa, 30 Desember 2025 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilatriau.id – Ketua Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PW MOI) Provinsi Riau H. Rio Kasairi, S.Sos meminta Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Riau menarik ucapannya yang dinilai menyudutkan wartawan. PGRI sebaiknya fokus membantu membenahi berbagai persoalan klasik pendidikan di Riau yang tidak kunjung usai.

Reaksi ini muncul setelah adanya pernyataan Ketua Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) PGRI Riau Dr. Parlindungan, SH., MH kepada media yang dinilai telah menyudutkan wartawan pada Konferensi Kerja I PGRI Provinsi Riau, di Mutiara Merdeka Hotel, Pekanbaru, Sabtu (20/12/2025) yang lalu.

“Kami sangat menyayangkan pernyataan Ketua LKBH PGRI Riau, Dr. Parlindungan pada Konferensi Kerja I PGRI Riau, dan kami nilai menyudutkan wartawan dalam hal fungsi pengawasan di Sekolah,” ujar Rio Kasairi, Selasa (30/12/2025) pagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rio mengatakan, pernyataan Ketua LKBH PGRI tersebut tela memicu kontroversi dikalangan perkumpulan wartawan yang ia pimpin. Menurutnya, pernyataan LKBH PGRI memang terdengar tegas dan melindungi. Namun pernyataan tersebut berpotensi akan merugikan posisi Kepala Sekolah (Kepsek).

Baca Juga :  Duel Panas Todung Biso Rimbo Piako Vs Untung Bertuah

“Pernyataan tersebut dapat memantik semangat para wartawan maupun para sosial control untuk mengungkap praktik yang menyimpang yang terjadi di sekolah, dan untuk membuktikan kepada publik siapa oknum yang penjahat sebenarnya,” tegasnya.

Menurut Rio, PGRI Riau sebaiknya tidak memberikan pernyataan yang melebar kemana mana, apalagi menyinggung wartawan. PGRI fokus saja membersihkan dugaan sejumlah praktik pungli bisnis di sekolah yang masih santer terdengar.

“Pernyataan LKBH PGRI harus diimbangi dengan situasi yang sebenarnya. Ini narasi yang dibangun seolah-olah Kepsek menjadi objek penderita, oleh akibat oknum LSM dan wartawan. Padahal tidak mungkin ada asap tanpa ada api,” sambungnya.

PW MOI Riau menghimbau Kepala Sekolah untuk terus fokus bekerja dengan baik. Buktikan saja kepada publik, bahwa tidak ada kejahatan korupsi dana BOS atau praktik pungli lainnya di Satuan Pendidikan masing-masing.

Baca Juga :  DLH Kuansing, Universitas Riau, dan Komunitas Peduli Kuansing Kolaborasi Optimalkan EcoEduPark dan Pengelolaan Sampah

“Kalau pengelolaan anggaran BOS sudah benar, tidak ada praktik pungutan liar. Saya rasa tidak akan mungkin ada yang bisa menekan Kepsek,” tegas Rio.

Sebelumnya, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Riau melalui Ketua Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Dr. Parlindungan, SH., MH kepada media meminta agar negara tidak membiarkan guru dan Kepsek mengalami praktik intimidasi dan pemerasan.

“Negara tidak boleh membiarkan guru dan kepala sekolah bekerja di bawah tekanan. Pedoman kerja sama ini hadir untuk memberikan kepastian hukum sekaligus mencegah praktik intimidasi dan pemerasan yang berlindung di balik dalih pengawasan,” tegas Parlindungan dikutip pada media, Minggu lalu.

“PW MOI Riau menilai, lingkungan pendidikan tidak harus menjadi ruang yang aman dan terlindungi secara hukum bagi pelaku yang melanggar hukum. Seharusnya sekolah menjadi contoh institusi pendidikan yang paling bersih, bebas dari perilaku korup dan praktik penyalahgunaan dana BOS,” pungkas Rio.

 

Sumber Berita : Humas DPW PW MOI Riau

Berita Terkait

Panitia Gelar Technical Meeting Pencabutan Undian : Bahas Aturan dan Pengundian Lawan
Japriadi Komentator Muda Inuman : Bersama Kita Jaga Budaya dan Tradisi
DPW Kuansing : Berbagi Takjil Dan Buka Puasa Bersama
Festival Pacu Jalur Pulau Panjang Digelar 27–29 Maret 2026, Jadi Hiburan Masyarakat Saat Lebaran
PKK Kuantan Tengah Menyemai Transformasi Digital dari Tingkat Desa
Pacu Jalur Kuansing 2025: Alam Cahayo Tuah Nagoghi Bawa Pulang Gelar Juara
HUT Kuansing ke-26, Bupati Ajak Warga Kenang Jasa Para Pendiri Daerah
Sempat Tertinggal, Jalur Sicantik Narosa Bangkit dan Kalahkan Tuah Keramat Sialang Soko
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:38 WIB

Panitia Gelar Technical Meeting Pencabutan Undian : Bahas Aturan dan Pengundian Lawan

Rabu, 25 Maret 2026 - 07:45 WIB

Japriadi Komentator Muda Inuman : Bersama Kita Jaga Budaya dan Tradisi

Kamis, 12 Maret 2026 - 23:51 WIB

DPW Kuansing : Berbagi Takjil Dan Buka Puasa Bersama

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:51 WIB

Festival Pacu Jalur Pulau Panjang Digelar 27–29 Maret 2026, Jadi Hiburan Masyarakat Saat Lebaran

Sabtu, 7 Februari 2026 - 03:21 WIB

PKK Kuantan Tengah Menyemai Transformasi Digital dari Tingkat Desa

Berita Terbaru