Dari Koto Taluk ke Panggung Nasional: Shanum Zahsy Askanah, Hafizah Cilik Kuansing Lolos 30 Besar Hafiz Indonesia 2026

- Admin

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilatriau.id | KUANTAN SINGINGI – Di antara ribuan anak yang datang membawa hafalan dan harapan, satu suara kecil dari Kuantan Singingi melangkah dengan tenang. Bukan lantang, bukan pula gemuruh, tetapi jernih dan menyejukkan. Ia adalah Shanum Zahsy Askanah, gadis cilik berusia 8 tahun yang berhasil menembus 30 besar ajang Hafiz Indonesia Tahun 2026, sebuah kompetisi nasional hafiz dan hafizah Al-Qur’an yang diselenggarakan oleh stasiun televisi RCTI.

Ajang Hafiz Indonesia 2026 diikuti oleh sekitar 1.300 peserta dari berbagai penjuru Tanah Air. Dari jumlah tersebut, Shanum menjadi salah satu anak terpilih yang akan melanjutkan perjalanan ke panggung nasional—membawa ayat-ayat suci, adab, dan ketulusan dari kampung halamannya.
Shanum merupakan putri dari pasangan Vito Fharnenko, S.T. dan Yuni Anggraini, S.Kom.

Saat ini, ia tercatat sebagai siswi SD IT An-Najiyah Jalur Dua Karak, Desa Koto Taluk, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Di usia yang masih belia, Shanum telah menunjukkan kecintaan mendalam terhadap Al-Qur’an—bukan sekadar hafal, tetapi menghadirkan ketenangan dalam setiap lantunannya.
Kabar kelolosan tersebut disampaikan langsung oleh sang ibunda, Yuni Anggraini, kepada jurnalis melalui pesan WhatsApp, Kamis (5/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, anak kami terpilih dan lolos ke 30 besar ajang Hafiz Indonesia Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh RCTI. Insya Allah, Shanum akan tampil pada 19 Februari 2026 pukul 13.30 WIB di program Hafiz Indonesia 2026,” ujar Yuni.

Namun bagi keluarga, keberhasilan ini bukan sekadar pencapaian kompetisi atau kebanggaan duniawi. Lebih dari itu, mereka memaknainya sebagai amanah dan jalan panjang ibadah. Yuni Anggraini menyampaikan harapan yang lahir dari doa, bukan ambisi.

“Bukan sekadar juara, bukan sekadar dikenal orang. Harapan kami semoga Allah menjaga niatnya tetap lurus, bahwa setiap ayat yang dilantunkan adalah ibadah, bukan pertunjukan,” tuturnya.

Ia berharap putrinya tumbuh dengan adab yang lebih dulu matang sebelum ilmu, serta hati yang lembut bersama Al-Qur’an.

“Semoga Allah menguatkan adabnya sebelum ilmunya, melembutkan hatinya bersama Al-Qur’an, dan menjadikan setiap langkahnya sebagai wasilah kebaikan, bukan beban. Kami berharap Shanum tumbuh menjadi anak yang tenang, rendah hati, dan qana’ah,” lanjut Yuni.

Dalam untaian harapan itu, terselip doa yang paling dalam—tentang Al-Qur’an sebagai pelukan, bukan tuntutan.

“Jika pun lelah, semoga ia selalu ingat bahwa Al-Qur’an datang untuk memeluk, bukan menuntut. Dan yang paling kami doakan, semoga Hafiz Indonesia 2026 bukan puncak perjalanannya, melainkan awal jalan panjangnya menjadi ahli Al-Qur’an yang kelak ayat-ayatnya menjaga dirinya, orang tuanya, dan menjadi cahaya hingga akhirat,” ungkapnya.

Prestasi Shanum juga disambut dengan rasa syukur dan kebanggaan oleh pihak sekolah. Kepala SD IT An-Najiyah Teluk Kuantan, Ustadz Malim Harahap, S.Pd.I., M.Pd, menilai keberhasilan tersebut sebagai keberkahan bersama dan motivasi besar bagi dunia pendidikan.

“Masyaa Allah, tabarakallah. Kami keluarga besar SD IT An-Najiyah Teluk Kuantan merasa sangat bangga dan bersyukur atas prestasi ananda Shanum yang berhasil lolos ke ajang Hafiz Indonesia 2026 di RCTI. Ini bukan hanya kebanggaan bagi keluarga, tetapi juga menjadi motivasi besar bagi seluruh siswa untuk semakin mencintai Al-Qur’an,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa capaian Shanum menjadi bukti bahwa pendidikan berbasis nilai, adab, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter.

“Semoga Allah menjaga keikhlasan ananda Shanum, menambah kekuatan hafalannya, serta menjadikannya generasi Qur’ani yang membanggakan umat. Aamiin,” pungkasnya.

Dari sebuah desa di Koto Taluk, Shanum Zahsy Askanah kini melangkah ke panggung nasional. Bukan membawa gemerlap ambisi, melainkan ayat-ayat suci yang dilantunkan dengan hati. Sebab dalam setiap huruf Al-Qur’an yang ia jaga, tersimpan doa, harapan, dan cahaya masa depan—bagi dirinya, keluarganya, dan umat.*(ald)

Baca Juga :  Meriah! Kecamatan Pucuk Rantau Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Masak Bersama di HUT Kuansing ke-26

Berita Terkait

Ekspos ke Plt Gubri Plt Bupati Kuansing : Persiapan Pacu Jalur Nasional 2026 Sudah 85 Persen
Peringati HUT ke-69 Riau, Pj Sekda Kuansing: Keberagaman Adalah Modal Maju Bersama
Tatap Ratusan Ribu Wisatawan Plt Bupati Kuansing Komitmen Jaga Keamanan dan Kebersihan Pacu Jalur 2026
Perpustakaan SMPN 5 Teluk Kuantan Ludes Terbakar Warga dan Guru Selamatkan Buku Pelajaran
Andi Cahyadi : Sungai Kuantan Mendidih Lagi 77 Jalur Berebut Mahkota Juara di Pacu Jalur Nasional 2026
Tinjau Tepian Narosa Usai Buka Pacu Jalur Mini IPPA, Plt Bupati Kuansing Kebut Persiapan Festival Nasional 2026
Gemuruh di Sungai Kuantan Ribuan Warga Sambut Muklisin di Lepas Hilir Pacu Jalur Mini
Publikasi Standar Pelayanan dan Sosialisasi PEKPPP SMKN 1 Teluk Kuantan
Berita ini 271 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:34 WIB

Ekspos ke Plt Gubri Plt Bupati Kuansing : Persiapan Pacu Jalur Nasional 2026 Sudah 85 Persen

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Peringati HUT ke-69 Riau, Pj Sekda Kuansing: Keberagaman Adalah Modal Maju Bersama

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:17 WIB

Tatap Ratusan Ribu Wisatawan Plt Bupati Kuansing Komitmen Jaga Keamanan dan Kebersihan Pacu Jalur 2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:53 WIB

Andi Cahyadi : Sungai Kuantan Mendidih Lagi 77 Jalur Berebut Mahkota Juara di Pacu Jalur Nasional 2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:40 WIB

Tinjau Tepian Narosa Usai Buka Pacu Jalur Mini IPPA, Plt Bupati Kuansing Kebut Persiapan Festival Nasional 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!