Kilatriau.id | Teluk Kuantan – Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 tahun 2025 yang mengangkat tema “Generasi Sehat, Indonesia Hebat”, Puskesmas Kopah menggelar sebuah inovasi kesehatan inspiratif bertajuk “AKSI SEMBAKO” atau Aktivitas Fisik untuk Sehat Bersama Mengejar Keluarga Produktif Menuju Indonesia Emas 2045.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Puskesmas Kopah tersebut disambut meriah oleh masyarakat. Sekitar 200 peserta, mulai dari masyarakat umum, lansia, hingga tenaga kesehatan, tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Agenda dibuka dengan senam sehat bersama, yang tidak hanya menjadi simbol pentingnya kebugaran jasmani, tetapi juga mempererat kebersamaan antarwarga.
Selain senam bersama, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pembagian paket sembako kepada 10 warga penyandang disabilitas yang memiliki penyakit tertentu. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial Puskesmas Kopah sekaligus komitmen untuk menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Puskesmas Kopah, Adrian, SST, dalam sambutannya menegaskan bahwa AKSI SEMBAKO dirancang untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya aktivitas fisik sebagai pondasi menuju keluarga yang sehat dan produktif.
“Kegiatan ini bukan sekadar olahraga bersama, tapi juga ajakan untuk hidup sehat, aktif, dan peduli sesama. Dengan tubuh yang sehat, kita bisa menjadi bagian dari Indonesia Emas 2045,” ujar Adrian.
Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Desa se-Kenegerian Kopah, para Kepala Sekolah SD Negeri, serta tokoh masyarakat. Dukungan lintas sektor ini menjadi bukti nyata bahwa upaya peningkatan kesehatan masyarakat membutuhkan kolaborasi yang kuat di berbagai lini.
Didukung Data Nasional: Rendahnya Aktivitas Fisik Masih Jadi Tantangan
Inovasi AKSI SEMBAKO juga menjadi tindak lanjut dari hasil Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), bagian dari Program Kesehatan Nasional yang berlangsung dari 10 Februari hingga 4 November 2025. Program ini mencatat capaian luar biasa:
- 53,6 juta pendaftar
- 50,5 juta peserta menjalani pemeriksaan
- 34,3 juta mengikuti CKG umum
- 16,2 juta mengikuti CKG sekolah
Namun, hasil CKG memperlihatkan masih tingginya masalah kesehatan yang perlu menjadi perhatian serius, khususnya pada kelompok usia dewasa. Hingga akhir Oktober 2025 ditemukan bahwa:
- 96% peserta kurang aktivitas fisik
- 41,9% mengalami karies gigi
- 32,9% memiliki obesitas sentral
- 24,4% mengalami overweight dan obesitas
Data tersebut memperkuat bahwa penyakit tidak menular (PTM) seperti obesitas dan gangguan metabolik masih menjadi ancaman signifikan bagi usia produktif, terutama akibat kurangnya aktivitas fisik dan pola hidup tidak sehat.
Melalui AKSI SEMBAKO, Puskesmas Kopah berupaya menjawab tantangan tersebut dengan menggerakkan masyarakat untuk:
- lebih aktif bergerak,
- menjaga pola makan seimbang,
- meningkatkan kesadaran kesehatan keluarga
- serta membangun lingkungan yang mendukung produktivitas.
Dengan semangat kolaborasi antara tenaga kesehatan, pemerintah desa, satuan pendidikan, dan masyarakat, AKSI SEMBAKO diharapkan menjadi momentum berharga untuk memperkuat gerakan hidup sehat di tingkat lokal.
Inovasi ini sekaligus menjadi langkah nyata untuk mewujudkan “Generasi Sehat Menuju Indonesia Hebat dan Emas 2045”.











