Pj Sekda Fahdiansyah Minta Perusahaan Utamakan Tenaga Kerja Lokal

- Admin

Kamis, 12 September 2024 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILATRIAU.ID – Berdasarkan Peraturan menteri tenaga kerja dan Transmigrasi nomor 17 tahun 2010 tentang perencanaan Tenaga kerja Mikro mengatur tentang proses penyusunan rencana ketenagakerjaan.

Baik secara sistematis dalam satu instans/lembaga, baik instansi Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota maupun swasta dalam rangka peningkatan pendayagunaan tenaga kerja secara optimal dan produktif untuk mendukung pencapaian. Kinerja yang tinggi pada instansi/lembaga atau perusahaan yang bersangkutan.

Adapun sasaran dan pencapaian tersebut kepada Dinas Kabupaten/ Kota agar dapat mendorong perusahaan dalam perencanaan tenaga kerja, dapat pembinaan penyusunan rencana tenaga kerja di tingkat perusahaan serta melaporkan perusahaan yang menyusun tenaga kerja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis penyusunan rencana kerja Mikro tahun 2024 di buka secara langsung oleh Pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kuantan Singingi dr. H. Fahdiansyah SP.OG Kamis (12/9/2024) di Aula wisma Hasanah Teluk Kuantan.

Dalam sesi pembukaan sosialisasi dan Bimbingan teknis penyusunan tenaga kerja Mikro Pj Sekda Kuansing Fahdiansyah dalam arahannya menyebutkan dan minta kepada Perusahaan dan sektor Industri Perkebunan dalam penyerapan Tenaga kerja di harapkan lebih di utama kan dari tenaga kerja lokal.

“Saat ini bupati Kuantan Singingi sudah mengirim mahasiswa-mahasiswa yang berpotensi untuk menimba ilmu pendidikan ke perguruan tinggi yang ternama di Indonesia seperti Universitas UGM, Universitas Indonesia, dan bahkan sampai keluar negeri yang di biayai oleh APBD”U

Baca Juga :  Anoboy Ilegal: Antara Popularitas dan Legalitas dalam Dunia Streaming Anime
jar Fahdiansyah Menambahkan.

Aktifitas Perusahaan di harapkan memberikan multiplier effect yang luas bagi kesejahteraan masyarakat banyak lagi terlebih lagi di komoditi perkebunan sawit karena di sawit ini menyumbang tenaga kerja yang lebih besar di bandingkan dengan komoditas lainnya pangkasnya.

Berita Terkait

Tumpas Narkoba : Sinergi dan Kolaborasi Kipan Kuansing dan Pemerintah Kuansing
Ketika Subuh Memanggil: Cahaya Iman Menyala dari Masjid Al Furqon
PKK Kuantan Tengah Menyemai Transformasi Digital dari Tingkat Desa
MTT PW Muhammadiyah Riau Gelar Sosialisasi dan Seminar Internasional Ketarjihan, Bahas Isu Kontemporer dan Implementasi Manhaj Tarjih
Dari Koto Taluk ke Panggung Nasional: Shanum Zahsy Askanah, Hafizah Cilik Kuansing Lolos 30 Besar Hafiz Indonesia 2026
Tim Intel Korem 031/WB Duduk Ngopi Dengan Pengurus PWMOI Riau, Ini Yang Dibahas
Perkuat Sinergi, Kodam XIX/Tuanku Tambusai Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers
DUA PERSONEL PETARUNG MUAYTHAI BATALYON C PELOPOR SATU BRIMOB RIAU MENJUARAI KEJUARAAN DUMAI MUAYTHAI OPEN 2026
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:52 WIB

Tumpas Narkoba : Sinergi dan Kolaborasi Kipan Kuansing dan Pemerintah Kuansing

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:40 WIB

Ketika Subuh Memanggil: Cahaya Iman Menyala dari Masjid Al Furqon

Sabtu, 7 Februari 2026 - 03:21 WIB

PKK Kuantan Tengah Menyemai Transformasi Digital dari Tingkat Desa

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:27 WIB

MTT PW Muhammadiyah Riau Gelar Sosialisasi dan Seminar Internasional Ketarjihan, Bahas Isu Kontemporer dan Implementasi Manhaj Tarjih

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:16 WIB

Dari Koto Taluk ke Panggung Nasional: Shanum Zahsy Askanah, Hafizah Cilik Kuansing Lolos 30 Besar Hafiz Indonesia 2026

Berita Terbaru