Rayendra Bocah 4 Tahun yang Hanyut di Batang Kuantan Ditemukan

- Admin

Rabu, 8 April 2026 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilatriau.id – Kabar yang ditunggu-tunggu akhirnya datang, meski berakhir duka. Rayendra, bocah berusia 4 tahun yang sebelumnya dilaporkan hanyut terseret arus Sungai Batang Kuantan, akhirnya berhasil ditemukan oleh tim gabungan, Rabu (8/4/2026).

Korban ditemukan di wilayah perairan Desa Teluk Pauh, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuansing (Kuansing), Provinsi Riau. Lokasi penemuan ini berjarak sekitar 1 kilometer dari titik kejadian.

Informasi penemuan korban pertama kali menyebar luas melalui unggahan di media sosial Facebook milik salah satu personel BPBD Kuansing, Raja Devonigo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, korban Rayendra telah berhasil ditemukan di Desa Teluk Pauh, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau pada Rabu (08/04/2025) Pagi.

Baca Juga :  PJ Sekda Dr Fardiansyah Hadiri Apel Kesiapsiagaan Terhadap Bencana Kabupaten Kuansing Tahun 2024

Sayangnya, harapan untuk menemukan korban dalam keadaan hidup harus pupus. Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Satpol PP,PKP, TNI-Polri, DAMKAR, BPBD INHU serta masyarakat Sekitar menemukan jasad Rayendra dalam kondisi sudah tidak bernyawa saat ditemukan sekitar pukul 10.45 WIB.

Menanggapi hal tersebut,Kasatpol PP PKP Kuansing, Rio Kasyterwandra akhirnya memberikan konfirmasi resmi terkait temuan ini.

“Benar, kami sudah menerima laporan bahwa korban telah berhasil ditemukan di wilayah Desa Teluk Pauh Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Namun kondisi korban sudah meninggal dunia,” ujar Rio Kasatpol PP Kuansing.

Setelah ditemukan, jenazah langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan dibawa ke rumah duka untuk selanjutnya diserahkan kepada keluarga guna proses pemakama.

Baca Juga :  Sang Jawara!! Putri Anggun Sibiran Tulang Piala Menteri Pariwisata Kembali Ke Kuansing

Kejadian bermula pada hari Jumat (3/4/2026) sore, ketika korban dilaporkan hilang terseret arus saat sedang bermain di pinggir sungai bersama teman-temannya. Pencarian sempat berlangsung selama 5 hari namun terkendala oleh debit air yang tinggi, arus yang deras, serta jarak pandang yang terbatas akibat cuaca.

Melalui kejadian ini, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi melalui BPBD kembali mengimbau seluruh masyarakat, khususnya orang tua, untuk selalu meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak.

“Kami mengimbau agar lebih waspada, jangan biarkan anak bermain sendirian di dekat aliran sungai mengingat kondisi air yang saat ini sedang tinggi dan arusnya cukup kuat,” tutup Rio.

Berita Terkait

Dugaan Pemalsuan SKGR, Bendahara Desa di Singingi Hilir Dilaporkan
Operasi Pencarian Bocah di Cerenti Berlanjut, Kapolsek Turun Langsung ke Lokasi
Di Tengah Sengketa, PT Wanasari Tetap Beroperasi dan Rusak Lahan CRS
Peristiwa Duka di Kuansing, Anak 4,5 Tahun Diduga Hanyut
Kuasa Hukum Wabup Kuansing Siap Laporkan Media ke Dewan Pers dan Polda Riau
Pertahanan Piala Bergilir : Panglimo Hitam Bintang Nagoghi Tetap Jaga Kekompakan dan Tingkatkan Prestasi
Panglimo Hitam Bintang Nagoghi : Melaju ke Hari Ke-3 Festival Pacu Jalur Kenegerian Pulau Panjang Hilir
Maulana Imam Saleh : Jaga Profesional dan Sportivitas Dalam Berpacu
Berita ini 110 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 13:36 WIB

Rayendra Bocah 4 Tahun yang Hanyut di Batang Kuantan Ditemukan

Rabu, 8 April 2026 - 00:16 WIB

Dugaan Pemalsuan SKGR, Bendahara Desa di Singingi Hilir Dilaporkan

Minggu, 5 April 2026 - 16:38 WIB

Operasi Pencarian Bocah di Cerenti Berlanjut, Kapolsek Turun Langsung ke Lokasi

Sabtu, 4 April 2026 - 14:22 WIB

Di Tengah Sengketa, PT Wanasari Tetap Beroperasi dan Rusak Lahan CRS

Jumat, 3 April 2026 - 23:42 WIB

Peristiwa Duka di Kuansing, Anak 4,5 Tahun Diduga Hanyut

Berita Terbaru

Berita

Peristiwa Duka di Kuansing, Anak 4,5 Tahun Diduga Hanyut

Jumat, 3 Apr 2026 - 23:42 WIB