Bupati Kuansing Suhardiman Amby Terima Penghargaan UHC Award 2024 Dari BPJS Pusat 

- Admin

Jumat, 9 Agustus 2024 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILATRIAU.ID – Bupati Kuansing Dr. H. Suhardiman Amby., Ak., MM menerima penghargaan bertajuk Universal Health Coverage (UHC) Award 2024 yang diadakan di The Krakatau Grand Ballroom, Jalan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (8/8/2024).

Dalam acara itu, Bupati Suhardiman Amby didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan, Dr. Trian Zulhadi SE., Kepala OPD di lingkungan Pemda Kab Kuansing

Pada kesempatan lain melalui pesan Singkat bersama Bupati Suhardiman Amby Dari Jakarta mengucapkan ” alhamdulilah saya atas nama bupati Kabupaten Kuantan Singingi hari ini telah menerima penghargaan yang di berikan Oleh UHC Aword tahun 2024 Kategori Pratama Dari BPJS Kesehatan, penghargaan ini merupakan penghargaan buat kita masyarakat Kuansing atas kerjasama yang baik Pemkab Kuansing bersama BPJS ujar Suhardiman kesehatan Suhardiman

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terima kasih kepada pemerintah pusat dan semua pihak yang telah mendukung program UHC di Kab Kuansing , sehingga kabupaten kita ini menerima penghargaan UHC Award 2024,” tambah Suhardiman Amby .

Suhardiman Amby mengatakan lebih dari 98 persen masyarakat Kuansing telah terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Sehingga, masyarakat yang terdaftar kini sudah bisa berobat gratis untuk penyakit yang ditanggung program itu.

Baca Juga :  Bupati Kuansing Siapkan Regulasi Baru untuk Upah Buruh: Langkah Progresif Menuju Keadilan Sosial

Pelaksanan UHC merupakan jaminan kesehatan semesta termasuk di kabupaten Kuantan Singingi. di Kuansing Kita juga telah Yang kembangkan dengan program pemerentah daerah seperti Homecart , JAMELA,Halo dokter , PSC 119 cukup dengan Menunjukan kartu Penduduk.

Semua Pelayanan kesehatan di gratiskan, pelayanan mudah, cepat dan hebat. layananan kita sudah 98% persen dari jumlah penduduk terang Suhardiman.

Sebelumnya, dalam kesempatan itu, Wakil Presiden Ma’ruf Amin memberikan penghargaan kepada kepala daerah dari 33 provinsi dan 460 kabupaten/kota di Indonesia yang telah berhasil meraih predikat Universal Health Coverage (UHC) Awards.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam mendaftarkan penduduknya pada program JKN.

“Terima kasih kepada seluruh pemerintah daerah yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung program JKN. Pencapaian UHC di berbagai daerah ini menunjukkan komitmen negara dalam memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat Indonesia,” kata Ma’ruf Amin.

Menurut Wapres, Indonesia juga mendapat pengakuan dari International Social Security Association (ISSA). Penghargaan tersebut diserahkan oleh Presiden ISSA Mohammed Azman sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Indonesia dalam mencapai UHC.

Baca Juga :  SMPN 6 Singingi Pangakalan Indarung ikut serta memeriahkan Acara World Wide Fund for Nature (WWF)

Penghargaan ini makin mengukuhkan posisi Indonesia di kancah global sebagai negara yang serius dalam perlindungan jaminan kesehatan.

Sementara Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti mengapresiasi seluruh kepala daerah, karena capaian UHC di berbagai daerah merupakan bentuk implementasi pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Peserta JKN per 1 Agustus 2024 mencapai 276.520.647 jiwa, atau 98,15 persen dari total penduduk di Indonesia. Pencapaian ini selain menyangkut jumlah peserta, tetapi juga memastikan seluruh penduduk memiliki akses terhadap layanan kesehatan,” kata Ghufron.

“Sejak awal pelaksanaan program JKN, BPJS Kesehatan terus mengalami peningkatan penerimaan iuran dan pemanfaatan layanan. Pada 2014, BPJS Kesehatan menerima iuran sebesar Rp40,7 triliun, atau menjadi Rp151,7 triliun tahun 2023 dan kolektibilitas iuran mencapai 98,62 persen,” kata Ghufron.

Pada 2023, BPJS Kesehatan menggelontorkan Rp34,7 triliun untuk membayar pelayanan kesehatan 29,7 juta kasus penyakit berbiaya katastropik.

Pada 2014, tercatat 92,3 juta pemanfaatan per tahun, sementara pada tahun 2023 angkanya meningkat menjadi 606,7 juta pemanfaatan, atau sekitar 1,7 juta pemanfaatan layanan setiap hari.

Penulis : Muhammad Azizi

Berita Terkait

Tumpas Narkoba : Sinergi dan Kolaborasi Kipan Kuansing dan Pemerintah Kuansing
Ketika Subuh Memanggil: Cahaya Iman Menyala dari Masjid Al Furqon
PKK Kuantan Tengah Menyemai Transformasi Digital dari Tingkat Desa
MTT PW Muhammadiyah Riau Gelar Sosialisasi dan Seminar Internasional Ketarjihan, Bahas Isu Kontemporer dan Implementasi Manhaj Tarjih
Dari Koto Taluk ke Panggung Nasional: Shanum Zahsy Askanah, Hafizah Cilik Kuansing Lolos 30 Besar Hafiz Indonesia 2026
Tim Intel Korem 031/WB Duduk Ngopi Dengan Pengurus PWMOI Riau, Ini Yang Dibahas
Perkuat Sinergi, Kodam XIX/Tuanku Tambusai Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers
DUA PERSONEL PETARUNG MUAYTHAI BATALYON C PELOPOR SATU BRIMOB RIAU MENJUARAI KEJUARAAN DUMAI MUAYTHAI OPEN 2026
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:52 WIB

Tumpas Narkoba : Sinergi dan Kolaborasi Kipan Kuansing dan Pemerintah Kuansing

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:40 WIB

Ketika Subuh Memanggil: Cahaya Iman Menyala dari Masjid Al Furqon

Sabtu, 7 Februari 2026 - 03:21 WIB

PKK Kuantan Tengah Menyemai Transformasi Digital dari Tingkat Desa

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:27 WIB

MTT PW Muhammadiyah Riau Gelar Sosialisasi dan Seminar Internasional Ketarjihan, Bahas Isu Kontemporer dan Implementasi Manhaj Tarjih

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:16 WIB

Dari Koto Taluk ke Panggung Nasional: Shanum Zahsy Askanah, Hafizah Cilik Kuansing Lolos 30 Besar Hafiz Indonesia 2026

Berita Terbaru