Ferdios Gusni Berharap Dan Minta Masyarakat Kuansing Jangan Mudah Terpancing Oleh Provokasi Pilkada 2024

- Admin

Jumat, 30 Agustus 2024 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILATRIAU.ID – Menjelang Pilkada 2024 di Kabupaten Kuantan Singingi, sudah saatnya kita merefleksikan kembali esensi dari demokrasi yang kita anut. Pemilihan kepala daerah (Pilkada) seharusnya menjadi ajang adu gagasan dan program, bukan arena pertarungan yang dipenuhi intrik.

Masyarakat Kuantan Singingi dikenal sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi adat istiadat dan beradab. Nilai-nilai luhur ini seharusnya tercermin pula dalam atmosfer politik kita.

“Tidak ada salahnya menjadi tim sukses siapa pun, semua memiliki hak masing-masing untuk menentukan pilihannya, namun tidak menjadi alasan untuk saling bermusuhan,” sebut Fedrios Gusni Ketua DPC Demokrat Kuansing.

Kesopanan dan etika harus tetap dijunjung tinggi, tanpa ada upaya saling menjatuhkan apalagi bermusuhan yang berujung pada perpecahan.

“Kita perlu saling mengingatkan bahwa permusuhan hanya akan melahirkan perpecahan dan memecah belah persatuan yang telah kita bangun bersama. Jangan sampai kita terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang ingin merusak harmoni sosial kita di Kabupaten Kuantan Singingi ini,” jelasnya saat ditemui awak media, Jum’at (30/08/2024).

Pilkada 2024 di Kabupaten Kuantan Singingi harus menjadi contoh penyelenggaraan pemilihan yang lebih beradat dan beradab. Fokus pada substansi, visi, misi, dan program yang ditawarkan oleh para calon masing-masing, bukan pada isu-isu yang tidak relevan atau bahkan menyesatkan.

Baca Juga :  Dugaan Penipuan Rental Mobil di Desa Perhentian Luas Terungkap

“Sekarang masyarakat Kuantan Singingi sudah cerdas dalam menentukan pilihannya, mampu memilah informasi dan tidak mudah terpancing oleh provokasi. Jadikan Pilkada 2024 sebagai momentum untuk membuktikan bahwa politik di Kuantan Singingi bisa berjalan dengan damai, santun, dan berintegritas,” tambahnya.

Terakhir “mari kita ingat bahwa setelah Pilkada usai, kita akan kembali menjadi satu kesatuan masyarakat Kuantan Singingi. Jangan biarkan perbedaan pilihan politik memecah belah persaudaraan kita. Dengan semangat persatuan dan kearifan lokal yang kita miliki, Kuantan Singingi bisa menjadi contoh pelaksanaan Pilkada yang bermartabat dan berbudaya,” tutup Bendahara Koalisi SDM itu.

 

Sumber Berita : Rilis

Berita Terkait

Religius Penuh Warna : MTQ ke-44 Riau Padukan Syiar Islam dan Kemegahan Budaya Melayu
Ribuan Warga Padati Pembukaan MTQ Riau ke-44 di Kuansing, Syiar Al-Quran Bangkitkan Kekhusyukan Massal
MTQ ke-44 Riau 2026 : Kuansing Jadi Rumah Besar Silaturahmi Umat Islam se-Riau
Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan di Teluk Kuantan Jelang MTQ Riau ke-44
Bupati Suhardiman Apresiasi 339 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Kuansing
Bupati Kuansing Suhardiman Amby Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026
Bupati Kuansing Bentuk Satgas Terpadu Tertibkan Tambang Ilegal Libatkan Aparat hingga Dubalang
Kuda Hitam Menjadi Raja Keramat Jubah Merah Tumbangkan Favorit Rebut Mahkota Tepian Burondo 2026
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:11 WIB

Religius Penuh Warna : MTQ ke-44 Riau Padukan Syiar Islam dan Kemegahan Budaya Melayu

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:01 WIB

Ribuan Warga Padati Pembukaan MTQ Riau ke-44 di Kuansing, Syiar Al-Quran Bangkitkan Kekhusyukan Massal

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:10 WIB

MTQ ke-44 Riau 2026 : Kuansing Jadi Rumah Besar Silaturahmi Umat Islam se-Riau

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:20 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan di Teluk Kuantan Jelang MTQ Riau ke-44

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:26 WIB

Bupati Suhardiman Apresiasi 339 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Kuansing

Berita Terbaru

error: Content is protected !!