Tunaikan Seluruh Kewajiban, PT. SIM Resmi Jalankan Operasional Kembali

- Admin

Senin, 23 Juni 2025 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilatriau.id | Kuantan Singingi — Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PT. Sinergi Inti Makmur (SIM) resmi kembali beroperasi setelah sebelumnya sempat dihentikan akibat dugaan pelanggaran lingkungan hidup. Pengoperasian kembali ini dilakukan setelah perusahaan memenuhi seluruh sanksi administratif yang ditetapkan dalam surat paksaan dari pemerintah.

Sanksi tersebut dijatuhkan usai dilakukan pengawasan oleh instansi terkait, yang menemukan indikasi pencemaran sungai di wilayah Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi. Setelah menjalani proses pembenahan dan pemenuhan kewajiban, PT. SIM akhirnya mendapat lampu hijau untuk kembali menjalankan aktivitas industrinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Humas PT. SIM, Himanto, dalam keterangannya menyampaikan bahwa seluruh poin dalam surat paksaan telah ditindaklanjuti, termasuk perbaikan sistem pengelolaan limbah, penyampaian laporan lingkungan, dan upaya pemulihan dampak terhadap ekosistem di sekitar area operasional.

“Kami berkomitmen untuk menjalankan operasional perusahaan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, khususnya dalam pengelolaan lingkungan. Seluruh sanksi sudah kami tunaikan, dan ini menjadi pelajaran penting bagi kami untuk lebih berhati-hati ke depan,” ujar Himanto.

Ia juga menambahkan bahwa perusahaan telah memenuhi sanksi adat yang diberikan oleh pemangku adat setempat sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan budaya.

Baca Juga :  Pentingnya Relasi Dalam Memulai Bisnis

“Sebelumnya kita juga sudah menunaikan sanksi yang dibebankan pemangku adat kepada perusahaan,” tambahnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kuantan Singingi, Delfides Gusni, membenarkan bahwa PT. SIM telah melaksanakan semua kewajiban yang tertuang dalam surat paksaan pemerintah. Dengan demikian, keputusan pemberhentian sementara telah dicabut dan operasional perusahaan dapat kembali berjalan normal.
“Perusahaan sudah memenuhi seluruh kewajiban administratif yang diminta, dan saat ini operasionalnya sudah kembali berjalan,” ungkap Delfides.

Baca Juga :  Tim Intel Korem 031/WB Duduk Ngopi Dengan Pengurus PWMOI Riau, Ini Yang Dibahas

Pembukaan kembali PKS PT. SIM disambut positif oleh sejumlah tokoh masyarakat Singingi. Mereka mengapresiasi sikap kooperatif perusahaan dan berharap ke depan tidak ada lagi pelanggaran serupa yang mencederai lingkungan maupun masyarakat sekitar.

Masyarakat dan pihak berwenang diimbau untuk terus aktif mengawasi aktivitas industri, demi memastikan praktik yang dijalankan sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan perlindungan lingkungan hidup.

Berita Terkait

Ribuan Warga Padati Pembukaan MTQ Riau ke-44 di Kuansing, Syiar Al-Quran Bangkitkan Kekhusyukan Massal
MTQ ke-44 Riau 2026 : Kuansing Jadi Rumah Besar Silaturahmi Umat Islam se-Riau
Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan di Teluk Kuantan Jelang MTQ Riau ke-44
Bupati Suhardiman Apresiasi 339 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Kuansing
Bupati Kuansing Suhardiman Amby Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026
Bupati Kuansing Bentuk Satgas Terpadu Tertibkan Tambang Ilegal Libatkan Aparat hingga Dubalang
Kuda Hitam Menjadi Raja Keramat Jubah Merah Tumbangkan Favorit Rebut Mahkota Tepian Burondo 2026
Banjir Hadiah di Kuansing Fun Run Polres 2026 Sukses Kumpulkan Ribuan Warga
Berita ini 152 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:01 WIB

Ribuan Warga Padati Pembukaan MTQ Riau ke-44 di Kuansing, Syiar Al-Quran Bangkitkan Kekhusyukan Massal

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:10 WIB

MTQ ke-44 Riau 2026 : Kuansing Jadi Rumah Besar Silaturahmi Umat Islam se-Riau

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:20 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan di Teluk Kuantan Jelang MTQ Riau ke-44

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:26 WIB

Bupati Suhardiman Apresiasi 339 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Kuansing

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:01 WIB

Bupati Kuansing Suhardiman Amby Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!