Demi Ketentraman Masyarakat Kasatpol PP Kembali Menertipkan Warung Remang-Remang

- Admin

Jumat, 21 Juni 2024 - 04:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILATRIAU.ID | Kuansing – Demi terciptanya ketentraman masyarakat setempat, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kuantan Singingi kembali menertibkan warung remang-remang yang berlokasi di Km 10, Kecamatan Sentajo Raya.

Penertiban warung remang-remang tersebut tercantum dalam Undang-Undang Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 14 Tahun 2010 tentang Penyakit Masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sonny Andri, SE, M.Si, selaku Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Perda, menyampaikan kepada awak media di Teluk Kuantan, Kamis (20/06/2024) siang, “Kami melaksanakan kegiatan penegakan Perda dan merazia beberapa warung remang-remang yang masih membandel di tengah masyarakat. Kegiatan kami laksanakan pada pukul 22:00 WIB, dan diduga ada 4 orang pekerja wanita malam sedang bekerja di warung tersebut,” ungkap Sonny Andri, SE, M.Si.

Baca Juga :  Dirgahayu IWO ke-13: 13 Tahun Mengawal Kebenaran dan Suara Rakyat

Ditambahkan oleh Sonny, ada beberapa barang bukti yang diamankan, di antaranya adalah 2 krat minuman jenis bir, 1 perangkat sound system, buku kas catatan aktivitas melayani tamu, dan 1 buah laptop untuk pemutaran lagu.

Kasatpol PP, Rio Kasyter Wandra, mengungkapkan kepada media melalui pesan WhatsApp, “Tindakan yang kami lakukan saat ini adalah mendata pemilik warung remang-remang dan saat ini kami sudah mengamankan 4 orang pekerja wanita malam. Pemilik warung remang-remang tersebut juga membuat surat pernyataan untuk tidak membuka usaha lagi dan menerima sanksi lebih berat selanjutnya. Barang bukti akan diamankan di Kantor Satpol PP,” ungkap Rio Kasyter Wandra.

Baca Juga :  Hadiri Musrenbang Kecamatan Singingi, Bupati Tekankan, Penanganan Pasca Banjir Jadi Prioritas Pemerintah

Selanjutnya, Kasatpol PP menerangkan bahwa ke depan, pihaknya akan memberlakukan proses tindak pidana ringan (tipiring) melalui sidang di pengadilan terhadap pelaku pelanggaran Perda sesuai dengan Perda Pekat No. 14 Tahun 2010 yang merupakan perubahan dari Perda Pekat No. 20 Tahun 2002, yaitu pada Pasal 17 yang menyatakan sanksi denda maksimal 50 juta rupiah atau kurungan selama 3 bulan.

Berita Terkait

Berbulan-bulan Dijanjikan, KWh Meter Tak Terpasang : Pelanggan Tagih Janji PLN
Pemerintah Kecamatan Kuantan Tengah Gelar Rapat Kolaborasi Tangani Persoalan Sampah di Teluk Kuantan
Polsek Benai Edukasi Bahaya Narkoba ke Pelajar SMKN 1 Benai, Upaya Putus Rantai Peredaran di Kuansing.
Menteri Agama Dijadwalkan Buka MTQ Riau ke-44 di Kuansing
Camat Kuantan Tengah : Tinjau Titik Sampah Liar, Gandeng Perangkat Desa
Prestasi Gemilang, Dua Mahasiswa Kuansing Bersinar di Lomba Esai Nasional
Apel Bersama Pegawai, Camat Kuantan Tengah Tekankan Pelayanan Publik
Pastikan Kualitas Gizi : Pemerintah Kelurahan Beringin Jaya Tinjau Dapur SPPG
Berita ini 217 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 01:42 WIB

Berbulan-bulan Dijanjikan, KWh Meter Tak Terpasang : Pelanggan Tagih Janji PLN

Senin, 20 April 2026 - 16:12 WIB

Pemerintah Kecamatan Kuantan Tengah Gelar Rapat Kolaborasi Tangani Persoalan Sampah di Teluk Kuantan

Kamis, 16 April 2026 - 10:34 WIB

Polsek Benai Edukasi Bahaya Narkoba ke Pelajar SMKN 1 Benai, Upaya Putus Rantai Peredaran di Kuansing.

Selasa, 14 April 2026 - 14:23 WIB

Camat Kuantan Tengah : Tinjau Titik Sampah Liar, Gandeng Perangkat Desa

Senin, 13 April 2026 - 21:14 WIB

Prestasi Gemilang, Dua Mahasiswa Kuansing Bersinar di Lomba Esai Nasional

Berita Terbaru