Kondisi Hotel Kuansing: Ahli Arsitektur Sebut Kerusakan Mencapai 52,48%

- Admin

Jumat, 20 September 2024 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILATRIAU.ID | PEKANBARU – Hotel Kuantan Singingi di Riau dilaporkan mengalami kerusakan berat, dengan mantan Bupati Sukarmis dinyatakan bertanggung jawab atas situasi ini. Hal ini terungkap dalam sidang perkara korupsi yang berlangsung di Pengadilan Tipikor PN Pekanbaru pada 19 September 2024.

Dalam sidang yang dipimpin Hakim Jonson Parancis, tiga ahli dihadirkan, termasuk arsitek Bagus Sudarianto, yang menjelaskan bahwa 50% dari bangunan mengalami kerusakan ringan, 45% kerusakan sedang, dan hanya 5% yang rusak berat. Dr. Desi Hartina dari Fakultas Hukum menambahkan bahwa dalam hukum administrasi, kepala daerah harus bertanggung jawab atas kelalaian yang menyebabkan kerugian negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Secara hukum administrasi, kelalaian bawahan yang menyebabkan kerugian negara, pimpinan harus bertanggung jawab,” ujar Dr. Desi.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Andre Antonius menggarisbawahi pelanggaran administrasi, termasuk tidak dibentuknya BUMD yang diperlukan untuk proyek ini. Dr. Erdianto, ahli hukum pidana, menekankan bahwa semua pihak yang terlibat wajib bertanggung jawab.

Baca Juga :  Langkah Maju: Persetujuan PDIP terhadap Ranperda Penyertaan Modal dan Pengelolaan Keuangan Daerah

Pihak kejaksaan mengindikasikan bahwa penyidikan masih berlanjut dan kemungkinan ada tersangka baru terkait proyek ini, dengan kerugian negara mencapai lebih dari Rp. 22 miliar. Saat ini, Sukarmis sudah ditahan, namun perkembangan lebih lanjut masih ditunggu.

Penyidikan oleh Kejari Kuansing menunjukkan keseriusan dalam menuntaskan kasus ini, dengan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk Suhasman dan Hardi Yakub. Muslim, yang menjabat sebagai Ketua DPRD dan Ketua Badan Anggaran saat proyek disetujui, juga diperiksa.

Dalam laporan audit yang dikeluarkan pada 4 Oktober 2023, kerugian negara akibat pembangunan Hotel Kuansing diperkirakan mencapai Rp. 22.637.294.608,00. Kajari Kuansing, Nurhadi, mengindikasikan kemungkinan penetapan tersangka baru jika terdapat bukti yang mendukung.

Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan proyek publik dan perlunya kepatuhan terhadap peraturan yang ada untuk mencegah kerugian negara lebih lanjut. Kasus ini akan terus berkembang seiring dengan pengumpulan bukti dan pemeriksaan lebih lanjut terhadap individu yang terlibat.

Baca Juga :  PHBI Kuantan Hilir Resmi Bentuk Kepengurusan Baru, H. Wiwit Erianto Terpilih Sebagai Ketua 2025–2028

Proses hukum yang berlangsung di Pengadilan Tipikor ini tidak hanya berfokus pada Sukarmis, tetapi juga mengungkap sistem yang lebih luas di balik pengelolaan proyek tersebut. Penegakan hukum ini diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi pihak-pihak lain yang terlibat dalam pengelolaan anggaran publik, menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas.

Sementara itu, masyarakat dan pengamat berharap agar penyelidikan ini tidak berhenti pada Sukarmis saja. Keterlibatan berbagai pihak dalam pengambilan keputusan dan proses administratif selama pembangunan Hotel Kuansing menjadi sorotan. Dengan kerugian negara yang cukup besar, banyak yang menantikan tindakan tegas terhadap semua yang terlibat, sehingga ke depannya dapat mencegah terulangnya praktik serupa.

Ke depannya, perkembangan kasus ini akan terus dipantau, baik oleh pihak kejaksaan maupun masyarakat, untuk memastikan bahwa keadilan ditegakkan dan tanggung jawab diambil oleh semua pihak yang terlibat.

Berita Terkait

Banggalah Jadi Anak SMK : Pesan Menyentuh Camat Kuantan Tengah untuk Almamaternya
Warga Pulau Kumpai Heboh, Seorang Pria Dilaporkan Hanyut di Sungai Kuantan
DPW PWMOI Riau Kunjungi DPD PWMOI Dumai, Jaga Silaturahmi dan Komunikasi Yang Baik
SPAC Tecno VI Resmi Ditutup, Camat Kuantan Tengah Ingatkan Jangan Buang Sampah Sembarangan
Siap Kolaborasi Camat Kuantan Tengah Apresiasi SPAC TECHNO ke-VI SMKN 1 Teluk Kuantan
PWMOI Riau Hadiri Pelantikan DPW PWMOI Kepri, Besarkan PWMOI Di Pulau Sumatera
Sorak Penonton Guncang SMKN 1 Teluk Kuantan : Voly Putri SMP Panaskan Spac Techno Hari ke- IV
DMJ Hadir di SPAC Techno VI : Asadel Land Dukung Penuh Kreativitas Pelajar Kuansing
Berita ini 229 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:32 WIB

Banggalah Jadi Anak SMK : Pesan Menyentuh Camat Kuantan Tengah untuk Almamaternya

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:00 WIB

Warga Pulau Kumpai Heboh, Seorang Pria Dilaporkan Hanyut di Sungai Kuantan

Senin, 11 Mei 2026 - 12:23 WIB

DPW PWMOI Riau Kunjungi DPD PWMOI Dumai, Jaga Silaturahmi dan Komunikasi Yang Baik

Minggu, 10 Mei 2026 - 23:08 WIB

Siap Kolaborasi Camat Kuantan Tengah Apresiasi SPAC TECHNO ke-VI SMKN 1 Teluk Kuantan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:59 WIB

PWMOI Riau Hadiri Pelantikan DPW PWMOI Kepri, Besarkan PWMOI Di Pulau Sumatera

Berita Terbaru

error: Content is protected !!