Kilatriau.id | Teluk Kuantan – Keluhan terkait keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang kembali memadati trotoar di kawasan Terminal Pasar Lumpur dan sekitar Lapangan Limuno, Jalan Ahmad Yani, semakin ramai disuarakan warga. Mereka meminta Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Pemkab Kuansing) bertindak tegas dan mengembalikan fungsi trotoar sebagai fasilitas publik bagi pejalan kaki.
Warga Minta Trotoar di Terminal dan Lapangan Limuno Disterilkan dari Pedagang, setelah gelaran Pacu Jalur selesai, Pemkab Kuansing sebelumnya telah merelokasi pedagang eks Taman Jalur dan pedagang kontainer eks PT Ludin ke dua lokasi yang telah disiapkan, yakni area Pasar Lumpur dan Hutan Kota Pulau Bungin. Bahkan, pemerintah telah melakukan penimbunan dan penataan lahan di Pasar Lumpur guna menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.
Namun demikian, sejumlah PKL tampak kembali menggelar lapak di trotoar terminal serta area sekitar Lapangan Limuno. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan kemacetan pada jalur dua tersebut, tetapi juga mengganggu kenyamanan warga yang melintas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami merasa terganggu dengan aktivitas jual beli di jalur dua ini. Pejalan kaki jadi harus turun ke badan jalan karena trotoar dipenuhi pedagang. Kami minta Pemda dalam hal ini Dinas Perhubungan dan Satpol PP tegas menertibkan dan mengembalikan pedagang ke lokasi yang sudah ditetapkan,” ujar salah seorang warga, Rabu (29/10/2025).
Warga juga menyoroti adanya dugaan permainan pihak tertentu dalam penempatan para pedagang di lokasi tersebut. “Kuat dugaan ada oknum yang mengambil keuntungan pribadi dari kondisi ini,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat mengingatkan, jika penataan tidak berjalan konsisten, bukan tidak mungkin kawasan kota akan kembali semrawut seperti sebelumnya.
“Kalau dibiarkan, nanti masyarakat juga akan buka lapak semaunya. Alih-alih menata kota agar lebih indah, kebijakan yang tidak tegas justru akan membuat Kota Teluk Kuantan semakin tidak teratur,” tegas warga tersebut.
Warga berharap penertiban segera dilakukan agar trotoar dapat kembali difungsikan sebagaimana mestinya dan keindahan kota tetap terjaga.











