Pasca Pacu Jalur, PKL Kembali Penuhi Trotoar Limuno–Terminal, Warga Keluhkan Kemacetan

- Admin

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilatriau.id | Teluk Kuantan – Keluhan terkait keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang kembali memadati trotoar di kawasan Terminal Pasar Lumpur dan sekitar Lapangan Limuno, Jalan Ahmad Yani, semakin ramai disuarakan warga. Mereka meminta Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Pemkab Kuansing) bertindak tegas dan mengembalikan fungsi trotoar sebagai fasilitas publik bagi pejalan kaki.

Warga Minta Trotoar di Terminal dan Lapangan Limuno Disterilkan dari Pedagang, setelah gelaran Pacu Jalur selesai, Pemkab Kuansing sebelumnya telah merelokasi pedagang eks Taman Jalur dan pedagang kontainer eks PT Ludin ke dua lokasi yang telah disiapkan, yakni area Pasar Lumpur dan Hutan Kota Pulau Bungin. Bahkan, pemerintah telah melakukan penimbunan dan penataan lahan di Pasar Lumpur guna menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Pemerintah Kecamatan Kuantan Hilir Gelar Buka Puasa Bersama untuk Pererat Silaturahmi

Namun demikian, sejumlah PKL tampak kembali menggelar lapak di trotoar terminal serta area sekitar Lapangan Limuno. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan kemacetan pada jalur dua tersebut, tetapi juga mengganggu kenyamanan warga yang melintas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami merasa terganggu dengan aktivitas jual beli di jalur dua ini. Pejalan kaki jadi harus turun ke badan jalan karena trotoar dipenuhi pedagang. Kami minta Pemda dalam hal ini Dinas Perhubungan dan Satpol PP tegas menertibkan dan mengembalikan pedagang ke lokasi yang sudah ditetapkan,” ujar salah seorang warga, Rabu (29/10/2025).

Warga juga menyoroti adanya dugaan permainan pihak tertentu dalam penempatan para pedagang di lokasi tersebut. “Kuat dugaan ada oknum yang mengambil keuntungan pribadi dari kondisi ini,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga :  KPU Kuansing Menggelar Simulasi Pemungutan Suara Di Kantor Camat Kuantan Tengah

Masyarakat mengingatkan, jika penataan tidak berjalan konsisten, bukan tidak mungkin kawasan kota akan kembali semrawut seperti sebelumnya.

“Kalau dibiarkan, nanti masyarakat juga akan buka lapak semaunya. Alih-alih menata kota agar lebih indah, kebijakan yang tidak tegas justru akan membuat Kota Teluk Kuantan semakin tidak teratur,” tegas warga tersebut.

Warga berharap penertiban segera dilakukan agar trotoar dapat kembali difungsikan sebagaimana mestinya dan keindahan kota tetap terjaga.

Berita Terkait

Religius Penuh Warna : MTQ ke-44 Riau Padukan Syiar Islam dan Kemegahan Budaya Melayu
Ribuan Warga Padati Pembukaan MTQ Riau ke-44 di Kuansing, Syiar Al-Quran Bangkitkan Kekhusyukan Massal
MTQ ke-44 Riau 2026 : Kuansing Jadi Rumah Besar Silaturahmi Umat Islam se-Riau
Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan di Teluk Kuantan Jelang MTQ Riau ke-44
Bupati Suhardiman Apresiasi 339 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Kuansing
Bupati Kuansing Suhardiman Amby Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026
Bupati Kuansing Bentuk Satgas Terpadu Tertibkan Tambang Ilegal Libatkan Aparat hingga Dubalang
Kuda Hitam Menjadi Raja Keramat Jubah Merah Tumbangkan Favorit Rebut Mahkota Tepian Burondo 2026
Berita ini 116 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:11 WIB

Religius Penuh Warna : MTQ ke-44 Riau Padukan Syiar Islam dan Kemegahan Budaya Melayu

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:01 WIB

Ribuan Warga Padati Pembukaan MTQ Riau ke-44 di Kuansing, Syiar Al-Quran Bangkitkan Kekhusyukan Massal

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:10 WIB

MTQ ke-44 Riau 2026 : Kuansing Jadi Rumah Besar Silaturahmi Umat Islam se-Riau

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:20 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan di Teluk Kuantan Jelang MTQ Riau ke-44

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:26 WIB

Bupati Suhardiman Apresiasi 339 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Kuansing

Berita Terbaru

error: Content is protected !!