Bantuan Sembako dan Program Gizi Percepat Pemulihan 58 Anak Stunting di Kopah

- Admin

Selasa, 25 November 2025 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilatriau.id | Teluk Kuantan — Sebanyak 58 anak dari keluarga kurang mampu yang mengalami stunting di wilayah kerja Puskesmas Kopah menerima paket bantuan sembako dari BazNas Kabupaten Kuantan Singingi, Senin (24/11/2025). Kegiatan ini difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Kuansing dengan dukungan penuh Ketua TP PKK Kuantan Singingi Yulia Herma Suhardiman, Ketua DWP Kuansing Siti Maryam Zulkarnaen, Ketua IV TP PKK Kuansing dr. Ira Indraini, TP PKK Kecamatan Kuantan Tengah, serta TP PKK se-Kenegerian Kopah.

Puskesmas Kopah merupakan salah satu wilayah prioritas percepatan penanganan stunting di Kabupaten Kuantan Singingi tahun 2025. Saat ini terdapat dua desa yang ditetapkan sebagai lokus stunting. Berkat intervensi yang dilakukan secara berkelanjutan, angka stunting di wilayah tersebut menunjukkan tren penurunan yang menggembirakan, dari sebelumnya 27% menjadi 17,3%.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Puskesmas Kopah, Adrian, SST., menjelaskan bahwa pihaknya tidak hanya mengandalkan program pemerintah daerah, tetapi juga menjalin kerja sama dengan PT RAPP sejak awal 2025 untuk Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

“Kolaborasi ini sangat membantu mempercepat pemulihan kondisi gizi anak,” ujarnya.

Penanggung Jawab Program Gizi Puskesmas Kopah, Silvia Novariza, menambahkan bahwa perkembangan positif ini merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak.

“Alhamdulillah, kasus stunting di Kopah terus menurun. Dulu Kopah masuk tiga besar wilayah dengan kasus stunting tertinggi di Kuansing. Semoga pada triwulan IV ini kami bisa keluar dari kategori itu dan bahkan menjadi salah satu puskesmas dengan angka stunting terendah,” ungkapnya optimis.

Dalam upaya menurunkan angka stunting, Puskesmas Kopah melaksanakan sejumlah langkah strategis, di antaranya:

  • Merujuk balita stunting ke RSUD untuk penanganan lanjutan
  • Melakukan edukasi bagi ibu-ibu usia produktif
  • Menyalurkan PMT secara rutin
  • Melakukan survei kondisi lingkungan rumah tangga
  • Memantau pertumbuhan balita stunting secara berkala
Baca Juga :  Diki Syahputra Aktivis Muda Riau berharap Kepada Gubernur Riau Agar Prioritaskan APBD Untuk Jalan

Program-program ini telah memberikan dampak nyata dalam meningkatkan status kesehatan gizi anak-anak di wilayah tersebut.

Pada kegiatan tersebut, Puskesmas Kopah juga memperkenalkan inovasi “JANGAN MOLOR” (Jaga Anak dari Gangguan Stunting dengan Mengonsumsi Sayur Daun Kelor) kepada Ketua TP PKK Kuansing beserta rombongan. Inovasi ini memanfaatkan tingginya kandungan gizi daun kelor.

Baca Juga :  Bupati Kuansing Lantik 18 Staf Khusus untuk Dukung Percepatan Pembangunan

Mengutip pakar pangan Ir. Ai Dudi Krisnadi (Pangandaran), satu mangkuk sayur kelor memiliki nilai gizi setara dengan:

  • 17 mangkuk susu
  • 25 mangkuk bayam
  • 17 mangkuk pisang
  • 2 mangkuk telur
  • 50 mangkuk sarden

Ketua TP PKK Kuansing, Yulia Herma Suhardiman, menyambut baik inovasi tersebut. Ia menegaskan bahwa makanan lokal bernutrisi sangat penting dikombinasikan dengan aktivitas fisik anak.

“Selain makanan bergizi, olahraga untuk anak sangat diperlukan agar tumbuh kembang mereka optimal,” ujarnya.

Inovasi berbasis pangan lokal seperti pemanfaatan daun kelor juga terbukti efektif di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, yang berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan hanya dalam waktu tiga bulan, dengan peningkatan tinggi badan anak mencapai 5–9 cm.

Dengan dukungan berbagai pihak, kolaborasi lintas sektor, dan inovasi yang terus diperkuat, Puskesmas Kopah optimistis mampu mencapai target percepatan penurunan stunting di tahun 2025. Upaya ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan generasi Kuantan Singingi yang lebih sehat, kuat, dan produktif.

 

Berita Terkait

Bupati Suhardiman Apresiasi 339 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Kuansing
Bupati Kuansing Suhardiman Amby Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026
Bupati Kuansing Bentuk Satgas Terpadu Tertibkan Tambang Ilegal Libatkan Aparat hingga Dubalang
Kuda Hitam Menjadi Raja Keramat Jubah Merah Tumbangkan Favorit Rebut Mahkota Tepian Burondo 2026
Banjir Hadiah di Kuansing Fun Run Polres 2026 Sukses Kumpulkan Ribuan Warga
Bupati Kuansing dan Ketua IKKS Riau Tinjau Langsung Progres Astaka MTQ ke-44 Target Rampung Tepat Waktu
Bupati Kuansing Resmi Buka Pacu Jalur Pangean 47 Jalur Siap Bersaing
Kuansing Raih WTP ke-15 Berturut-turut dari BPK Riau
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:26 WIB

Bupati Suhardiman Apresiasi 339 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Kuansing

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:01 WIB

Bupati Kuansing Suhardiman Amby Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:23 WIB

Bupati Kuansing Bentuk Satgas Terpadu Tertibkan Tambang Ilegal Libatkan Aparat hingga Dubalang

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:11 WIB

Kuda Hitam Menjadi Raja Keramat Jubah Merah Tumbangkan Favorit Rebut Mahkota Tepian Burondo 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:49 WIB

Banjir Hadiah di Kuansing Fun Run Polres 2026 Sukses Kumpulkan Ribuan Warga

Berita Terbaru

error: Content is protected !!