DLH Kuansing, Universitas Riau, dan Komunitas Peduli Kuansing Kolaborasi Optimalkan EcoEduPark dan Pengelolaan Sampah

- Admin

Selasa, 8 Juli 2025 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilatriau.id | Teluk Kuantan – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah secara bijak dan berkelanjutan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kuantan Singingi bekerja sama dengan Universitas Riau dan Komunitas Peduli Kuansing (KPK) menggelar kegiatan edukatif di kawasan EcoEduPark Hutan Kota Teluk Kuantan.

Langkah strategis ini bertujuan mengoptimalkan peran EcoEduPark sebagai pusat edukasi lingkungan sekaligus mendorong perubahan pola pikir masyarakat dalam menangani sampah dari sumbernya.

Dalam sambutannya, Kepala DLH Kuansing menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor seperti ini menjadi modal penting dalam membentuk budaya baru di masyarakat terhadap sampah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui edukasi dan kolaborasi seperti ini, kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya memilah dan mengelola sampah dari sumbernya. Beberapa kota di Indonesia sudah berhasil menjadikan sampah sebagai sumber ekonomi. Kita bisa meniru model itu di Kuansing,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa semakin sedikit sampah yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), semakin baik dampaknya bagi lingkungan dan kualitas hidup masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Kuansing Mencoblos di TPS 01 Desa Pulau Panjang, Ajak Masyarakat Sukseskan Pemilu

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat LPPM Universitas Riau 2025 menjelaskan bahwa kegiatan ini difokuskan pada optimalisasi Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) sebagai solusi konkret terhadap permasalahan sampah di perkotaan, khususnya Teluk Kuantan.

“Kami datang membawa semangat pengabdian. Tujuannya untuk membantu masyarakat mengoptimalkan TOSS agar mampu menuntaskan persoalan sampah yang makin kompleks. Semoga langkah ini disambut baik oleh warga Kuansing,” jelasnya.

Ketua Komunitas Peduli Kuansing (KPK), Hayatun Nasip, menyambut positif kolaborasi ini. Ia mengapresiasi kehadiran tim dari Universitas Riau dan mendorong agar pemerintah daerah turut memberikan dukungan lebih nyata, terutama dalam bentuk fasilitas pendukung.

“Ini kolaborasi yang baik, dan kami menyambut dengan sangat terbuka. Kami berharap ke depan pemerintah daerah bisa membantu dengan menghadirkan mesin daur ulang dan alat pendukung lainnya. Dengan begitu, adik-adik di komunitas bisa mengelola sampah secara produktif. Ini bukan hanya menjaga lingkungan, tapi juga membuka lapangan kerja baru,” ungkap Hayatun.

“Sekali dayung, dua pulau terlampaui – lingkungan bersih, peluang kerja terbuka.”

Kegiatan ini menjadi contoh konkret bagaimana pemerintah, akademisi, dan komunitas dapat bersinergi dalam menghadirkan solusi atas persoalan lingkungan. Kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut dan menjadi model untuk kota-kota lain dalam membangun masyarakat yang sadar lingkungan dan berdaya secara ekonomi.

Baca Juga :  Pemuda - Pemudi Desa Kopah Adakan Latihan Volly Dalam Rangka Peresmian Lapangan Voli Desa Kopah

Dengan optimalisasi EcoEduPark dan dukungan penuh semua pihak, Teluk Kuantan diharapkan dapat berkembang menjadi kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Ketika Subuh Memanggil: Cahaya Iman Menyala dari Masjid Al Furqon
PKK Kuantan Tengah Menyemai Transformasi Digital dari Tingkat Desa
MTT PW Muhammadiyah Riau Gelar Sosialisasi dan Seminar Internasional Ketarjihan, Bahas Isu Kontemporer dan Implementasi Manhaj Tarjih
Dari Koto Taluk ke Panggung Nasional: Shanum Zahsy Askanah, Hafizah Cilik Kuansing Lolos 30 Besar Hafiz Indonesia 2026
Tim Intel Korem 031/WB Duduk Ngopi Dengan Pengurus PWMOI Riau, Ini Yang Dibahas
Perkuat Sinergi, Kodam XIX/Tuanku Tambusai Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers
DUA PERSONEL PETARUNG MUAYTHAI BATALYON C PELOPOR SATU BRIMOB RIAU MENJUARAI KEJUARAAN DUMAI MUAYTHAI OPEN 2026
PAM JAYA BERI HIBAH CSR PROGRAM SEDEKAH SATU JUTA AL QURAN MADAS NUSANTARA UNTUK BENCANA SUMATERA, ACEH DAN SUMBAR
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:40 WIB

Ketika Subuh Memanggil: Cahaya Iman Menyala dari Masjid Al Furqon

Sabtu, 7 Februari 2026 - 03:21 WIB

PKK Kuantan Tengah Menyemai Transformasi Digital dari Tingkat Desa

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:27 WIB

MTT PW Muhammadiyah Riau Gelar Sosialisasi dan Seminar Internasional Ketarjihan, Bahas Isu Kontemporer dan Implementasi Manhaj Tarjih

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:16 WIB

Dari Koto Taluk ke Panggung Nasional: Shanum Zahsy Askanah, Hafizah Cilik Kuansing Lolos 30 Besar Hafiz Indonesia 2026

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:29 WIB

Tim Intel Korem 031/WB Duduk Ngopi Dengan Pengurus PWMOI Riau, Ini Yang Dibahas

Berita Terbaru