Ngeriii !!! Jalan Provinsi Mengalami Kerusakan Parah: Gubernur Riau Harus Ambil Langkah Cepat 

- Admin

Jumat, 8 Maret 2024 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KilatRiau.Id | Kuansing– Akibat dilalui oleh mobil berkapasitas besar dan dampak curah hujan yang tinggi, ruas jalan Provinsi dari Teluk Kuantan ke Inhu mengalami kerusakan parah. Sayangnya, Dinas PUPR Riau terkesan lamban dalam menanganinya.

Hal tersebut dipaparkan langsung oleh Randi (35) Kepada Jurnalis Jum’at (08/03/2024) yang Merupakan warga Muaro Sentajo, kecamatan Sentajo Raya, mengungkapkan keprihatinannya. Dia mencatat bahwa kondisi jembatan Muaro Sentajo dapat ambruk karena terdapat lobang di tepi jembatan yang tidak pernah ditangani oleh instansi terkait.

“Mulai dari Jembatan Muaro Sentajo, Banyak lubang, bahkan beberapa Pengendara Sempat Jatuh, Akibat Jalan tersebut tak kunjung diperbaiki hingga saat Ini “Papar Randi.

Randi meminta Gubernur SF Haryanto untuk tidak hanya duduk manis di kantor. Dia menyarankan agar Gubernur meninjau keluhan masyarakat dan segera mengatasi masalah tersebut, terutama karena beliau merupakan mantan Kepala Dinas PUPR Riau dan diharapkan memahami tindakan yang diperlukan.

“Kepada Pak Gubernur Riau, Jangan hanya duduk Manis di kantor, Kami di sini banyak yang mengeluh”Ujar Randi.

Dia menjelaskan kondisi terkini jembatan Sentajo, di mana jarak antara jalan dan tepi jembatan sudah mulai renggang, dengan bagian bawah pondasi jembatan yang tergerus oleh banjir yang datang berkali-kali. Randi, yang rumahnya berdekatan dengan jembatan, mengatakan bahwa kondisi ini sangat membahayakan pengguna jalan.

Dia berharap agar ruas jalan ini segera ditangani, terutama karena kerusakan jalan yang parah telah mencapai area Kota Teluk Kuantan, seperti di Desa Beringin Taluk.

Baca Juga :  Pengaspalan Akan Dilakukan Di Desa Sumpu: Bupati Wujudkan Impian Warga Desa Sumpu

Mobil dengan tonase berat, seperti angkutan kayu RAPP, mobil Batu Bara, CPO, dan angkutan sawit, lalu lalang dengan intensitas tinggi. Hal ini dikhawatirkan dapat menambah kerusakan jalan tanpa adanya pemeliharaan yang memadai, sementara pemeliharaan tidak dilakukan, ujar mantan Ketua KNPI Sentajo Raya tersebut.

Sementara itu, Sekretaris PUPR Kuansing, Toni, menyebutkan bahwa ruas jalan tersebut berada di bawah kewenangan provinsi, meskipun pihaknya telah melakukan koordinasi. Kendati demikian, penanganan kapan pun menjadi tanggung jawab PUPR Riau. Toni menekankan harapannya agar kerusakan ruas jalan Provinsi ini dapat segera ditangani, mengingat keluhan yang terus meningkat dari masyarakat.

Berita Terkait

MTQ ke-44 Riau 2026 : Kuansing Jadi Rumah Besar Silaturahmi Umat Islam se-Riau
Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan di Teluk Kuantan Jelang MTQ Riau ke-44
Bupati Suhardiman Apresiasi 339 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Kuansing
Bupati Kuansing Suhardiman Amby Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026
Bupati Kuansing Bentuk Satgas Terpadu Tertibkan Tambang Ilegal Libatkan Aparat hingga Dubalang
Kuda Hitam Menjadi Raja Keramat Jubah Merah Tumbangkan Favorit Rebut Mahkota Tepian Burondo 2026
Banjir Hadiah di Kuansing Fun Run Polres 2026 Sukses Kumpulkan Ribuan Warga
Bupati Kuansing dan Ketua IKKS Riau Tinjau Langsung Progres Astaka MTQ ke-44 Target Rampung Tepat Waktu
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:10 WIB

MTQ ke-44 Riau 2026 : Kuansing Jadi Rumah Besar Silaturahmi Umat Islam se-Riau

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:20 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan di Teluk Kuantan Jelang MTQ Riau ke-44

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:26 WIB

Bupati Suhardiman Apresiasi 339 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Kuansing

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:01 WIB

Bupati Kuansing Suhardiman Amby Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:23 WIB

Bupati Kuansing Bentuk Satgas Terpadu Tertibkan Tambang Ilegal Libatkan Aparat hingga Dubalang

Berita Terbaru

error: Content is protected !!