Pemkab Kuansing Resmi Hapus Nama Sponsor dari Jalur Pacu Jalur: Kembalikan Ruh Budaya ke Akar Tradisi

- Admin

Sabtu, 5 Juli 2025 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilatriau.id | Kuantan Singingi, 5 Juli 2025 — Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi resmi menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 25 Tahun 2025 tentang pelaksanaan Pacu Jalur, yang mengatur secara tegas penghapusan penggunaan nama sponsor di belakang nama jalur dalam setiap ajang Pacu Jalur, baik di tingkat rayon maupun nasional.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis dalam menjaga kemurnian budaya Pacu Jalur, sebuah warisan tak benda yang mengakar dalam kehidupan masyarakat Kuantan Singingi.

“Pacu Jalur adalah milik bersama. Ia bukan sekadar perlombaan, tetapi cerminan identitas dan kebanggaan budaya masyarakat Kuantan Singingi. Penggunaan nama sponsor dalam penamaan jalur berpotensi mengaburkan makna filosofis dan historis dari nama-nama jalur yang diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur,” ujar perwakilan Masyarakat Pecinta Pacu Jalur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan ini diyakini tidak hanya menjaga makna sakral dan estetika budaya, tetapi juga menjadi upaya menciptakan keadilan di antara peserta. Dengan menghapus nama sponsor, seluruh jalur akan tampil dengan identitas budaya murni dari nagori (desa) asal masing-masing, tanpa distorsi atau perbedaan perlakuan karena faktor pendanaan.

Baca Juga :  Operasi Pencarian Bocah di Cerenti Berlanjut, Kapolsek Turun Langsung ke Lokasi

Meski begitu, pemerintah tidak melarang kehadiran sponsor sepenuhnya. Sponsor tetap diperbolehkan mendukung secara logistik, fasilitas, hingga promosi acara, serta menyematkan nama atau logo pada badan jalur dan atribut lain, namun tidak dalam penamaan resmi jalur yang bertanding.

Peraturan ini telah diterapkan secara nyata dalam ajang Pacu Jalur Rayon III di Tepian Rajo, Kecamatan Pangean. Meski sempat menimbulkan diskusi hangat, kebijakan ini mendapat banyak dukungan dari tokoh masyarakat, budayawan, dan pelaku Pacu Jalur sebagai bentuk komitmen pelestarian tradisi yang otentik.

“Ini adalah langkah berani dan perlu diapresiasi. Pemerintah menunjukkan keberpihakannya pada nilai-nilai asli budaya Pacu Jalur,” ujar salah satu tokoh adat di Kuantan Singingi.

Dengan penghapusan nama sponsor dalam nama jalur, Pemerintah Daerah berharap nilai-nilai kebersamaan, kehormatan nagori, dan semangat gotong royong dapat terus tumbuh. Lebih dari itu, identitas budaya Pacu Jalur yang selama ini menjadi ikon kebudayaan Kuansing dapat kembali pada akar dan jati dirinya sebagai tradisi luhur leluhur.

Baca Juga :  Ungkap Sindikat Pengedaran Uang Palsu: Polsek Kuantan Mudik Amankan Pelaku 

Kebijakan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan kemajuan dengan pelestarian, serta memperkuat warisan budaya Pacu Jalur sebagai milik kolektif masyarakat, bukan sekadar komoditas sponsor semata.

Berita Terkait

KOTO BARU MEMANGGIL PRESIDEN : Ibu-ibu Gelar Aksi Damai di Lahan PT.RAPP
Profil Intan Ladiva Marsya, Putri Kuansing yang Bersinar di Dangdut Academy 8
Sengketa Kebun Muara Langsat Berujung Berdarah 11 Orang Luka hingga Kritis Polisi Diminta Usut Sampai Aktor di Baliknya
Kelompok Tani 80 Sumber Berkah Kembali Kuasai Kebun yang Mereka Tanam, Kuasa Hukum: “Ini Pemulihan Penguasaan, Bukan Aksi Main Hakim Sendiri”
Alam Cahayo Tuah Nagoghi Sikat Juara 1 Tepian Lubuok Sobae
Panglimo Hitam Bintang Nagori Ketaping Jaya Ganas, Tembus Hari Ke-4 Pacu Jalur Kuantan Hilir
Tutup TMMD ke-129 Kodim 0313/KPR, Kasdam XIX/TT Berikan Apresiasi
YBM BRILiaN Resmikan Program WASH Pertama di Kuansing, Masjid Nur Muhammad Kini Dilengkapi Sarana Air Bersih
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 16:10 WIB

KOTO BARU MEMANGGIL PRESIDEN : Ibu-ibu Gelar Aksi Damai di Lahan PT.RAPP

Selasa, 15 September 2026 - 20:23 WIB

Profil Intan Ladiva Marsya, Putri Kuansing yang Bersinar di Dangdut Academy 8

Minggu, 6 September 2026 - 23:46 WIB

Sengketa Kebun Muara Langsat Berujung Berdarah 11 Orang Luka hingga Kritis Polisi Diminta Usut Sampai Aktor di Baliknya

Sabtu, 5 September 2026 - 22:44 WIB

Kelompok Tani 80 Sumber Berkah Kembali Kuasai Kebun yang Mereka Tanam, Kuasa Hukum: “Ini Pemulihan Penguasaan, Bukan Aksi Main Hakim Sendiri”

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Alam Cahayo Tuah Nagoghi Sikat Juara 1 Tepian Lubuok Sobae

Berita Terbaru

Berita

Alam Cahayo Tuah Nagoghi Sikat Juara 1 Tepian Lubuok Sobae

Minggu, 16 Agu 2026 - 19:21 WIB

error: Content is protected !!